Doa Doa Muhasabah Diri




Yaa Allah,
Ampunilah dosa kedua orang tua kami, wahai bapak, duhai ibu…. (bayangkan wajah bapak ibu) baik yang masih hidup maupun yang sudah mati)

Ibu ……………….
Engkaulah wanita yang telah mengadungku dengan membawa derita di atas derita
Engkaulah wanita  yang telah melahirkanku dengan perjuangan antara hidup dan mati
Engkaulah wanita menyusuiku, yang menjadikan sehat jiwa dan raga
Engkaulah wanita yang menimangku mengantar tidurku, dengan penuh kasih sayang tanpa batas.
Engkaulah wanita pertama yang menolongku saat aku menangis, sehingga jiwa selalu tentram dalam dekapanmu.
Surga itu dibawah telapak kaki ibu, jadikanlah anakmu ini mendapatkan surga Allah karena ridhamu.

Ayah
Engkau memang tidak mengadungku akan tetapi dalam darahku mengalir darahmu
Engkau memang tidak melahirkanku akan tetapi suaramulah yang pertama ke dengang r untuk menenangkan jiwaku saat kami lahir.
Engkau memang tidak menyusuiku akan tetapi dari keringatmulah setiap suapan yang membesarkan jiwa ragaku.
Engkau memang tidak menimangku mengantar tidurku, akan tetapi keberadaanmu menjamin tetap nyaman dalam lelapku.
Ayah, aku memang tidak pernah melihat engkau menangis, bukan hatimu keras, tetapi engkau meyakinkanku bahwa engkaulah tempat ku bergantung di lenganmu.
Memang surga di bawah telapak kaki ibu, tapi tidak ada surga tanpa kehadiranya.
Ibu…, ayah saat ini, tahun ini, pada hari raya ini anakmu yang lagi berada diperantauan meminta maaf, ampunilah kesalanaku kehilafanku baik kami sengaja maupun yang tidak kami sengaja.


اللهم اجعل أعيُنَنا، وآذانَنا، وألسنتَنا، و أيدينا، واقدامَنا، وعقولَنا من بعض الجسم تتقروبنا إلى الله
Ya Allah…
Engkau beri kami mata, akan tetapi sering kami gunakan untuk melihat yang tidak pantas kami lihat, kami tidak menggunakannya untuk membaca ayat-ayat-Mu.
Engkau beri kami telinga, akan tetapi sering kami gunakan untuk mendengar kata-kata yang sia-sia, kami tidak menggunakannya untuk mendengarkan nasehat dari ayat-ayat-Mu.
Engkau beri kami lidah, akan tetapi sering kami gunakan untuk berbohong dan menggunjing, kami tidak menggunakannya untuk berdakwah, saling menasehati dalam kebaikan dan kebenaran.
Engkau beri kami tangan, akan tetapi sering kami gunakan untuk menzalimi diri sendiri dan menzhalimi orang lain, kami tidak menggunakannya untuk mencegah kekejian dan kemungkaran.
Engkau beri kami kaki, akan tetapi sering kami gunakan untuk melangkah menuju tempat maksiat, tempat yang engkau murkai, kami tidak menggunakannya untuk berjihad dan berdakwah.
Engkau beri kami akal, akan tetapi sering kami gunakan untuk memikirkan kepentingan pribadi, untuk keuntungan diri sendiri, kami tidak memikirkan untuk kemaslahatan masyarakat, dan tidak untuk memikirkan syiarnya agama-Mu.
اللهم اجعل حوائس  خمسنا, حوائس تدعوا الى الخير
Yaa Allah, jadikanlah panca indra kami, panca indra yang mengajak kebaikan.
Jadikanlah mata ini sebagai sarana penglihatan yang selalu mengikuti akhlaq-Mu, sehingga cenderung melihat hal-hal yang halal dilihat.
Jadikanlah telinga ini sebagai sarana pendengaran yang selalu mengikuti akhlaq-Mu, sehingga cenderung mendengar hal-hal yang halal didengarkan.
Jadikanlah lidah ini sebagai sarana perkataan yang selalu mengikuti akhlaq-Mu, sehingga cenderung mengucapkan hal-hal yang bermanfaat.
Jadikanlah tangan ini sebagai sarana kasih sayang yang selalu mengikuti akhlaq-Mu, sehingga cenderung menghasilkan karya yang menumbuhkan kasih sayang sesama manusia dan makhluq-makhluq-Mu.
Jadikanlah kaki ini sebagai sarana yang selalu mengikuti akhlaq-Mu, sehingga cenderung melangkah menuju ridha-Mu.
اللهم, لو انت يا الله تنزع إنعامنا, لجعلنا من عبادك الخاسرين
Yaa Allah, andaikan Engkau cabut semua itu ?
Kalau Engkau cabut penglihatan ini, tentu kami tidak bisa melihat indahnya dunia,
Kalau Engkau cabut pendengaran ini, tentu kami hanya menjalani kehidupan dengan sunyi dan sepi.
Kalau Engkau uji dengan sakitnya lidah ini, tentu kami akan bisu, tidak bisa berkata-kata, dan tidak bisa minta tolong dengan lidah kami ini.
Kalau Engkau uji dengan hilangnya kedua tangan kami, tentu kami akan kesulitan untuk bekerja mencari rizki yang halal, bahkan nasib kami hanya menjadi peminta-minta di pinggir jalan.
Kalau Engkau uji dengan hilangnya kedua kaki kami, hendak kemana kami akan melangkah, tentu kami akan menjadi orang yang lumpuh, dan hanya menjadikan beban bagi keluarga.
Kalau Engkau cabut kami kami, tentu kami tidak bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah, sehingga kami tidak tahu apakah perbuatan kami ini salah atau benar.

اللهم اجعل عمرنا عمورناعمورا ناجحة ، ومعيشتنا معيشة لائقة
Yaa Allah
(umur yang tidak manfaat, dan kehidupan yang layak)
Engkau beri kami usia hingga saat ini, akan tetapi kami tetap sering lalai menjalankan perintah-Mu, dan mengerjakan perbuatan yang sia-sia.
Nafas demi nafas yang Engkau berikan kepada kami, akan tetapi tidak menghasilkan amal ibadah apapun.
Kesehatan yang menyertai hari-hari kami, akan tetapi tidak membuat kami semakin mendekatkan diri kepada-Mu. Cahaya matahari yang menerangi kami setiap hari, akan tetapi belum mampu menjadikan penerangan hati kami untuk mencari ridha-Mu.
Bumi yang Engkau sediakan untuk kami berpijak, kami berjalan penuh dengan kesombongan, kami tidak bisa mengambil hikmah kesabaran yang dimilki bumi.
Langit yang Engkau ciptakan sebagai atap, belum bisa mengingatkan kami atas keagungan-Mu, padahal kami tidak sanggup mengungkap rahasianya.
Yaa Allah Kami sungguh ngeri ya Rabb
Jjika detik demi detik yang telah engkau berikan di akhirat nanti menuntut mengapa kami sia-siakan.
Bila setiap molekul oksigen-Mu yang kami hirup dengan Cuma-Cuma, di hari akhir nanti menuntut kami, mengapa kami gunakan untuk maksiat kepada-Mu.
Bila matahari-Mu membakar kami di padang maghsar, karena cahayanya yang ramah setiap pagi namun tidak menjadikan kami mengingat kasih sayang-Mu.
Bila bumi yang gagah perkasa menghimpit kami di alam kubur, karena selama di dunia kami congkak berjalan diatasnya.
Bila langit yang agung menimpa diri kami di hari kiamat, karena kami lupa keangungan penciptanya.
Ya Allah jika hal yang menimpa semua itu terjadi pada hari kiamat besar dirasakan semua manusia yang durhaka pada-Mu, namun jika yang terjadi itu pada kiamat kecil maka hanya saya sendiri yang merasakannya ya Allah. Ya Allah selamatkanlah kami dari bencana yang dahsyat menjelang ajal.

  اللهم اجعل علمنا علما نافعا, وصلاتنا صلاة خشوعا، وصيامنا صياما حالما، وصدقتنا صدقة بغير رياء، وذ كرنا ذ كرا تؤثر على نعمة الإيمان.
Yaa Allah
(puasa yang melapangkan hati, Zikir yang dapat merasakan nikmatnya iman)
Engkau curahkan ilmu kepada kami, tetapi ilmu itu belum banyak kami amalkan, untuk mengajak manusia agar selalu ingat kepada-Mu.
Engkau mudahkan kami untuk melaksanakan shalat, akan tetapi shalat kami belum mampu mencegah perbuatan yang keji dan mungkar, sungguh sebenarnya shalat yang kami kerjakan masih jauh dari khusyu’.
Engkamu mampukan ibadah puasa, akan tetapi puasa kami belum mampu menggugah hati kami untuk mencintai dan berbagi terhadap orang yang miskin papa.
Engkau mudahkan bagi kami bersedekah akan tetapi selalu terselip riya’ didada saat bersedekah.
Engkau mudahkan kami berzikir, akan tetapi zikir kami masih sebatas dibibir, belum bisa mengantarkan nikmatnya iman saat berzikir.
اللهم بارك لنا فيما خلقت يا الله.................
Ya Allah ciptakanlah keberkahan, atas apa yang Engkau ciptakan yaa Allah
Berikanlah hidayah kepada kami, keluarga kami,  agar tercipta keluarga yang sakinah selalu tentram, mawaadah, saling cinta kasih, warahmah saling kasih sayang, mubarakah dan selalu diberkahi.
Berikanlah  keberkahan terhadap masyarakat kami, sehingga tercipta masyarakat yang toleran, saling menghargai, saling tolong menolong dalam kebaikan, dan saling member nasehat dalam kesabaran.
Berikanlah  keberkahan terhadap Pemimpin kami, pemimpin yang mampu menegakkan kebenaran, melayani kami dengan landasan Syariat-Mu, sehingga tercipta keadilan dan kemakmuran di negeri ini Ya Allah.
Amin....
ditulis Oleh Muhith, M.Ag 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Doa Doa Muhasabah Diri"

Posting Komentar