Prof. Dr. Saidul Amin; Ciri-Ciri Agama Islam

Batam Center Suara Madani, Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H, pengurus Masjid Agung Batam menghadirkan tokoh sekaligus ulama asal Riau. Profesor Doktor Saidul Amin MA. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 13 November 2019. Ketua Seksi Ibadah Masjid Agung Batam H.M Aris menjelaskan kondisi jamaah yang melaksanakan shalat di masjid Masjid Agung Batam Center lebih banyak yang melaksanakan shalat jamaah di siang hari, dari pada malam hari, lebih-lebih saat jamaah shalat zhuhur, maka jamaah yang hadir mencapai antara 500 – 700 orang, sehingga pengurus mengadakan acara Maulid Nabi pada siang hari. Ujar HM. Aris. Saidul Amin memulai ceramahnya dengan beberapa pertanyaan, pertanyaan pertama, Mengapa rasul itu harus dicontoh? Lalu mengapa agama Islam itu mudah dicontoh? Jawaban dari pertanyaan pertama adalah karena Rasulullah memang layak dicontoh, salanjutnya jawaban dari pertanyaan kedua adalah karena ajaran islam mudah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Lalu apa ciri-ciri agama Islam? Ciri-cirinya adalah pertama agama Islam itu bersifat Ilahiyah? Apa maksudnya ilahiyah? Maksudnya ajaran islam 100% dari Allah tidak ada satupun ajaran Islam yang ada campur tangan manusia, sesuai dengan QS. an-Najm/3-4 artinya Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Quran) menurut kemauan hawa nafsunya, Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya). Papar Said. Lebih jauh Said membuat pertanyaan lagi, apa perbedaaan Perancis dengan Mesir, jawabannya 40 tahun yang lalu Muhammad Abduh, ulama dan pembaharu Islam asal Mesir, yang kuliah S-3 di Mesir berkata, "Aku melihat Muslim di Mesir, tapi tidak melihat Islam di sana. Sebaliknya, aku melihat Islam di Prancis, meski aku tak melihat Muslim di sana”. Selama 4 tahun di Perancis Muhammad Abduh menemukan ajaran islam, yakni kebersihan, kedisiplinan dan aktivitas masyarakatnya sesuai dengan ajaran Islam. Begitu juga dengan Saidul Amin saat diberi kesempatan beberapa hari datang ke Perancis, sudah bisa menemukan ajara Islam disana, dimana dibawah apartemen tempat menginap, ada beberapa pemuda mabuk-mabukan, keesokan harinya bekas tempat pemuda kumpul itu bersih tidak ada bekas sampah sedikitpun, dihari pertama Saidul menganggap bisa jadi pagi-pagi dibersihkan tukang sapu, karena sudah beberapa kali menjumpai hal sama maka Saidul Amin mencoba bertanya kepada penjaga apartemen, siapa yang membersihkan bekas sampah pemuda yang mabuk tersebut? Jawabnya yang membersihkan yang mereka sendiri. Dari jawaban itu Saidul menyimpulkan urusan kebersihan di Perancis sudah mempraktekkan ajaran Islam, berbeda dengan di Negara sendiri yang merasa belum pernah menjumpai pemuda yang mabuk-mabukan yang mau membersihkan bekas sampahnya, bahkan di Negara sendiri yang mayoritas beragama Islam masih banyak dijumpai orang yang membuang sampah sembarangan; sindir Saidul Amin. Ciri kedua Islam itu bersifat Insaniyah, apa maksudnya bersifat Insyaniyyah, yakni semua ajaran islam itu sesuai kebutuhaa manusia. Baik kebutuhan primer seperti sandang, pangan dan papan, atau kebutuhan skunder, yakni kebutuhan setelah kebutuhan primer terpenuhi, selanjutnya kebutuhan jasmani dan kebutuha rohani, kebutuhan yang bersifat individu maupun kebutuha kolektif, dan termasuk kebutuhan sosial, dan psikologi. Intinya apa-apa yang dianjurkan oleh agama Islam adalah baik bagi manusia, seperti sedekah, berpausa, berbuat baik kepada tetangga dan anjuran-ajuran lainya, dan apa-apa yang larang oleh agama islam adalah sangat buruk bagi manusia, seperti mabuk-mabuka, judi, mencuri dan perbuatan buruk lainnya. Tidak ada agama yang mengatur lebih detail dan terinci dalam urusan kehidupan selain agama Islam, mislanya bersin, orang yang bersih diajurkan berdoa dengan memanjutkan syukur kepada Allah, orang yang mendengarkan bersin, dianjurkan untuk mendoakan agar Allah memberikan rahmat dan kasih sayang kepada orang yang bersin, orang yang bersin yang didoakan juga dianjurkan untuk mendokan kepada orang yang mendoakan dengan semoga Allah memberkati. Nah begitu diteliti secara medis menurut Live Science seseorang yang sedang bersin itu mengeluarkan angin dengan kecepatan 70/m perdetik atau 150 kilo meter perjam, lebih cepat dari cheetah yang hanya mencapai 149 kilometer per jam. dan sekitar 40.00 butir air dalam sekali bersin. Tentu ini peristawa yang dahsyat, makanya dianjurkan berdoa. Disaat bersin mata secara otomatis terpejam, sebab kalau tidak terpejam maka korneo mata bisa rusak, bahkan kekutan anginya mampu membersihkan kotoran yang ada di dada dan hidung. itulah mengapa membaca al hamdulillah ujar Saidul Amin. Lebih jauh mengenai masalah manfaat ajaran agama bagi manusia Saidul Amin menjelaskan; mau masuk kamar mandi pun diatur. Suatu saat ia mendampingi mahasiswa yang mengambil program Pascasarjan yang akan berdialog antar umat beragama, diantara mahasiswa tersebut ada yang super kritis dan ingin menunjukkan kehebatan ajaran agama islam, maka saat berjumpa dengan salah satu pendeta diluar ruangan, yang kebetulan pendeta tersebut kenal dengan Saidul Amin, pendeta tersebut ditanya bermacam-macam berkaitan dengan tatacara dalam pergaulan yang diatur oleh agama, mislanya agama bapak saat bersin ada doannya yang khusus tidak, agama bapak saat bercermin ada doanya yang khusus tidak? dan pertanyayan sejenis, mendengar pertanyan yang bertubi-tubi tersebut pendeta tersebut menjawab dengan jawaban diplomatis, tentunya ada, jawab pendeta. Setelah memasuki ruangan. Saat pendeta duduk disamping pak Saidul Amin, Pendeta tersebut bertanya pelan kepada Saidul Amin, memang didalam Islam semua kegiatan ada doanya ya, maka pak Saidul Amin menjawab begitulah ajaran Islam membantu kebutuhan manusia. Ketiga Islam itu bersifat wasatiyah.dimaknai sebagai ajaran Islam rahmatan lil alamin, rahmat bagi seluruh alam semesta. adapun pilarnya meliputi masyarakatnya cinta perdamaian, system sosialnya berdasarkan musyaawah (persamaan), tawashu bil haq tawashu bis shabr (mengembangkan system empaty), membina kesejahteraan sosial, urusan publik diputuskan secara musyawarah, masyarakatnya tidak dibatasi, diberikan kebebasan dan pemerintah memiliki alat untuk mengontrol dan terakhir negara harus terlibat dalam mewujudkan kebaikan dan kesejahteraan ummat manusia. Dan ciri Islam yang terakhir adalah waqi’iyah (up to date) ini bisa dibuktikan dengan masuk islamnya Profesor Keith L Moore. Suatu saat Profesor melihat dan membacanya Disertasi mahasiswanya yang mengambil refrensinya al-Qur’an, tepatnya QS. Al Mu'minuun: 13-14 artinya "Kemudian Kami menjadikan air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kukuh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan alaqoh (sesuatu yang melekat), lalu sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami menjadikannya mahluk yang (berbentuk) lain. Maha Suci Allah Pencipta yang paling baik" setalah itu Profesor berkata "Tidak mungkin ayat ini ditulis pada masa 7 abad Masehi, karena apa yang terkandung di dalam ayat tersebut adalah fakta ilmiah yang baru diketahui oleh ilmu pengetahuan modern! Ini tidak mungkin, Muhammad pasti menggunakan mikroskop!". Para Mahasiswa tersebut lalu berkata, "Prof, bukankah saat itu Mikroskop juga belum ada?" . "Iya, iya saya tahu. Saya hanya bercanda, tidak mungkin Muhammad yang mengarang ayat seperti ini," jawab sang Profesor. Inilah yang dimaksud islam itu waq’iyyah, tutup Saidul Amin.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Prof. Dr. Saidul Amin; Ciri-Ciri Agama Islam"

Posting Komentar