Mengenang Sang Mister Crack
Direktur PT Pollux Barelang Megasuperblok Saraswati Chazanah sebagai koordinator kegiatan acara Mengenang 40 hari wafatnya al Marhum Prof. Dr. H. Bacharuddin Yusuf Habibie mengatakan, ”Peringatan Mengenang 40 hari wafatnya al Marhum Prof. Dr. H. Bacharuddin Yusuf Habibie dilaksanakan di beberapa Kota di Indonesia antara lain, Jakarta, bandung, Surabaya dan Kota-kpta lainnya termasuk di Batam”. Untuk di Batam dilaksanakan di Masjid Agung Batam dengan kegitan pembacaan doa dipimpin Oleh Ketua MUI Kota Batam, selanjutnya sambutan dari pihak keluarga oleh H. Ahmad Dahlan dan tausiah yang akan disampaikan oleh H. Efendi asmawi MA, hadir dalam acara tersebut Deputi IV Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam Syahril Japarin, Dandim Batam, Marinir dan tokoh-tokoh lainnya, Masyarakat yang diundang dan terlibat baik dari pelajar, mahasiswa, ormas keagamaan dan mayarakat umum diperkirakan sebanyak 1000 orang. Ujar Saraswati.
Efendi Asmawi yang menberikan tausiah dalam kesempatan tersebut menjelaskan mengenang Prof Dr Habibie adalah mengenang inspirator tokoh dunia. Mengapa disebut sebagai sang inspirator tokoh dunia? tanya Efendi, karena pada tahun 1990 an, anak-anak muda Indonesia sangat mengidolakan Habibie, bukan hanya di Indonesia tetapi di seluruh dunia Islam. Amalan apa yang menjadikan habibie menjadi inspirator dunia, ternyata riyadhahnya adalah puasa sunnah senin dan kamis yang tidak pernah putus. Saat itu tidak pernah terdengar ada pejabat atau ilmuan islam yang tetap konsisten menjalankan puasa senin dan kamis, sehingga banyak kolega dan teman sejawatnya jika ingin mengundang Habibie tidak hari senin atau kamis sebagai penghormatan. Papar Efendi memulai tausiahnya.
Selanjutnya karena penemuannya dalam bidang sains bidang dirgantara Habibie mempunyai teori yang diakui dunia, sebagai Mr. Crack, saat itu pesawat terbang masih sering mengalami kendala dalam mengatasi keretakan awal pada sayap pesawat. Temuan teorinya benar-benar meneyelasaikan problem tersebut, sehingga para ilmuan memberikan penghormatan atas temuannya yang dapat menghitung "crack propagation on random" sampai ke atom-atomnya, yang menjadi penyebab keretakan di badan, terutama sayap pesawat. Dari hal itulah muncul Teori Habibie, Faktor Habibie, dan Prediksi Habibie yang sangat popular, sehingga ia diberi gelar Mr. Crack. Papar Efendi.
Dalam hidupnya Habibie telah memberikan semua baik di bidang Agama sebagai inspirator pemuda, untuk di Indonesia salah satu jasanya adalah UU tentang Penyelenggaraan Pemilu yang memungkinkan pemilu digelar lebih cepat, yakni pada 1999, juga UU tentang Otonomi Daerah yang fenomenal. Ia juga dikenang sebagai pembuka gerbang kebebasan pers di negeri ini. Dalam Duni Internasional. Di Jerman, ia dinilai punya jasa besar terhadap kemajuan negara tersebut. Bintang penghargaan Das Grosse Verdenstkreuz Mit Stern und Schulterband dan Das Grosse Verdienstkreuz pun dua kali ia dapatkan dari pemerintah Jerman, maka lengkaplah apa yang dilakukan habibie, Habibie telah memerikan semuanya; jelas Efendi
Mengenang 40 hari wafatnya almarhum Habibie mengingatkan Sabda Rasulullah artinya; “Jika anak adam meninggal, maka amalnya terputus kecuali dari tiga perkara; Shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak saleh yang mendoakan.” Ketiga-tiganya dari hadits Rasulullah tersebut berada pada Habibie, pertama ilmu yang bermanfaat penemuaanya dalam sains sangat banyak manfaatnya bagi masyarakat, bukan hanya di Indonesia tetapi bermanfaat untuk seluruh dunia, kedua Anak yang shaleh, ia termasuk ilmuan yang menjadi inspirator puasa sunah senin kamis yang istiqamah sampai akhir hayat. Dan terakhir shadaqah jariyahnya yaitu Ide membangun Batam insya Allah menjadi shadaqah yang tidak terputus karena banyak memberi manfaat kepada masyarakat dalam membangun bangsa. Pungkas Efendi.



0 Response to "Mengenang Sang Mister Crack"
Posting Komentar