Amsakar Ahmad ; Ornamen MAB Gabungan Melayu dan Timur Tengah
Batam Center, Pengurus Masjid Agung Batam mengadakan
kegiatan halal bihalal dengan momen yang berbeda dari biasanya, karena kegiatan
halal bihalal Msjid Agung Batam dilkaksanakan pada hari Ahad shubuh, 23 Juni
2019 yang diawali dengan shalat shubuh berjamaah, kegiatan halal bihalal dan
sarapan bersama, hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Wakil Walikota Batam
Amsakar Ahmad, Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Kota Batam, MUI Kota Batam
dan tokoh Msyarkata dan Jamaah dari Perumahan Villa Bukit Indah, Perumahan Puri
Mas, Perumahan Plazzo Gerden.
Amsakar Ahmad dalam sambutanya menyampaikan Pemerintah
Kota Batam beserta jajajrannya mengucapkan terima kasih kepada pengurus Masjid
Agung Batam yang telah memperbaikai Masjid Agung Batam. Baik dari segi tata
kelola dan sarana dan prasarana yang semakin baik, mulai dari perbaikan sound
system, penyediaan AC, dan pengadaan karpet yang melibatkan jamaah dalam
pengdaaannya. Selain itu dari segi semangat jamaah yang melaksankan shalat di
Masjid Agung juga semakin meningkat, dimana setiap waktu shalat jamaah yang
shalat berjamaah semakin banyak, selain itu jadwal kegiatan penmgajian rutin yang dilaksanakan juga semakin banyak
sehingga semakin menambah syiar dalam memakmurkan masjid. “ Kami setiap
zhuhur dan ashar sering datang shalat jama’ah ke Masjid Agung, alhamdulillah
jamaah yang hadir untuk shalat ashar minimal 3 shaf dan jamaah yang shalat
zhuhur 4-5 shaf setiap harinya” ujarnya.
Tahun 2019 Masjid Agung Batam akan direvitalisasi, bulan
Juni sudah mulai tander, dan dalam waktu dekat tentu sudah akan diketahui siapa
pemenangnya. Sistem Revitalisasi pembangunan Masjid Agung berupa multi years
atau dilaksakan perbaikan pembangunan selama 3 tahun berturut-turut. Salah satu
pertimbangan merevitalisasi Masjid Agung Batam adalah karena keberadaannya
ditengah kota, dimana targetnya adalah menjadi Destinasi baru tujuan wisata
religi Kota Batam. “Ornamen yang sudah disepakati Pemerintah Kota dan tokoh
masyarkat Batam dalam rapat di lantai empat yang sudah berulang-ulang kali
adalah gabungan antara ornamen Melayu dan Ornamen Timur Tengah, tentu memilki
nilai seni yang indah dan menarik sehingga menjadi nilai tambah tersendiri
keberadaan Masjid Agung Batam ini”. ujar Amsakar.
Secara perencanaan Batam dijaga dengan berbagai Masjid,
di Bukit Senyum ada Masjid Baitul Makmur, di Nagoya ada Jabal Arafah, di
Sekupang ada Baitur Rahman, di Batam Center ada Masjid Agung di Batu Aji ada
Masjid Sulthan Mahmud Riayat Syah dan tentu disertai dengan masjid-masjid yang
lain yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu. Untuk yang diberi tugas
tertentu dalam memakmurkan masjid-masjid di Batam khususnya masjid yang berada
dibawah naungan Pemerintah Kota Batam, tugas tersebut jadikankanlah sebagai
sarana beramal, sarana beribadah, sehingga tugas bukan suatu beban tetapi
menjadi tantangan untuk lebih maju dalam beribadah mendekatkan diri kepada
Allah. Menurut Ketua Masjid
Agung, Khusus Ramadhan tahun ini Masjid
Agung Batam telah menyiapkan 350-500 paket buka puasa bersama, dan 150 paket
sahur, selama sebulan penuh, tentu dalam memberikan pelayanan terdapat berbagai
kekuarangan, dan juga menjadi tantangan tersendsiri dalam menghadapi masyarakat,
semoga mendapatkan pelajaran dan menjadi
amal ibadah jariyah di sisi Allah. ” Pada moment halal bi halal dijadikanlah
saling memaafkan, saling membantu antara pengurus dengan jamaah, sehingga dalam
kepengurusan semakin kokoh”. Pungkas Amsakar

0 Response to "Amsakar Ahmad ; Ornamen MAB Gabungan Melayu dan Timur Tengah "
Posting Komentar