Berdakwah Menyenangkan Jamaah






Bulan ramadhan sudah diambang pintu, tidak lama lagi para muballigh akan melakukan safari dakwah dari masjid ke masjid, dari mushalla ke mushlla, dari kantor ke kantor sesuai dengan porsi dan jadwal yang telah ditetapkan Persatuan Muballigh Batam (PMB). Namun dalam berdakwah kiranya para muballigh dapat menyenangkan hati jamaah. Demikian sambutan yang disampaikan Walikota Batam Rudi, SE, MM melalui Sekretaris Kota (Seko) Jefridin, M.Pd dalam acara Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1438 H/2017 M bersama tokoh masyarakat Kota Batam dan Pelepasan Muballigh Ramadhan PMB Kota Batam di Asrama Haji, 26/5/2017.
Apa itu dakwah yang menyenangkan jamaah, dakwah yang menyenangkan jamaah adalah berdakwah yang tidak membahas masalah khilafiyah. Jamaah yang hadir di masjid maupun mushalla itu keyakinan ibadahnya berbeda-beda, maka kepada para muballigh diharapkan bisa meyampaikan dakwanya dengan memilih tema yang tidak khilafiyah, karena khilafiyah jika disampaikan kepada jamaah bisa berdampak kepada tidak nyamannya jamaah dalam beribadah. “Jangan sampai khilafiyah disampaikan di dalam berdakwah kepada jamaah di bulan ramadhan” Tegasnya.
Berdakwah dibulan Ramadhan juga jangan menggunkan bahasa yang provokatif, karena bahasa provokatif bisa memecah belah umat, jika umat sudah terpecah-pecah maka bisa mengakibatkan terancamnya kedamaian di Kota Batam. Batam tidak memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari hasil bumi seperti halnya Papua dan Riau, Batam hanya mengandalkan jasa , dan salah satu pilar utama dalam bidang pelayanan adalah keamanan. “Materi yang diberikan  ceramah di bulan ramadhan lebih baik memilih materi yang memberikan penguatan tauhid dengan berbagai teori ilmiah yang telah dipublikasikan di jurnal-jurnal islam, atau materi ceramahnya minimal ada nilai motivasi dalam beribadah, sehingga jamaah yang hadir merasa mantap dan yakin karena mendapatkan motivasi dari penceramah”. Tuturnya.
Pemerintah Kota saat ini lagi mencoba merubah wajah Batam, sedikit demi sedikit wajah Batam sudah mulai berhias, ada ciri khas Melayu yang sudah menghiasi wajah Batam, dari segi sarana dan prasarana terus diperbaikai, jalan-jalan utama diperluas serta dihiasi lampu-lampu khas Melayu sepertis yang ada di Malaysia, Pemko juga lagi membangun Masjid Raya II yang diperkirakan akan menampung 18 Ribu Jamaah. Untuk itu mari kita jaga kedamaian di Batam bersama-sama. Pungkasnya.
            Zulkarnain Umar selaku Ketua PMB Kota Batam juga memberikan nasehat tentang pentingnya berbahasa yang komunikatif dengan jamaah, dengan bahasa yang komunikatif maka misi dakwah kepada jamaah akan tercapai, sehingga tercipta hubungan baik kepada masyarakat, dan hubungan baik kepada Allah. “Lucu adalah salah satu bumbu dalam berdakwah, namun jangan lari tujuan awal, lebih-lebih lucunya ada parno, kalau dakwah lebih dominan lucunya itu lawak namanya, papar Zulkarnain yang sambut gerr peserta.
PMB adalah mitra Pemerintah Kota (Pemko), maka anggota PMB harus bisa membatu Pemko dalam menyampaikan pesan untuk kebaikan pemerintah. Program-program pemeritah yang memang untuk kemaslahatan umat PMB dan Pemko bekerja sama, misalnya dalam menentukan peraturan hiburan malam di bulan ramadhan, bagaimana agar kamunikasi antar umat beragama terjalin dengan baik dan senantiasa membantu program-program pemerintah yang bersifat sosial keagamaan. “Mubaligh harus peka terhadap waktu yang disedikan pengurus masjid dan kondisi jamaah. Jika diminta jangan melebihi 15 menit yang berusaha sesuai dengan keinginan pengurus atau jamaah, maksimal 20 menit. Jangan lebih dari 20 menit, jika ceramahnya melebihi 30 menit pada hal pengurus sudah batuk berulang-ulang, lebih-lebih jamaah sudah batuk bersautan, tetapi muballigh masih meneruskan ceramahnya itu namannya muballigh tidak peka dengan situasi.tambahnya yang disambut gerr lagi dari peserta.
Muballigh juga harus pandai menjaga wara’ (harga diri), apapun kondisi keuangan yang terjadi dalam keluarga, jangan mempengaruhi niat berdakwah. Selain itu muballigh juga jangan menyebut amplop saat ceramah, karena akan menhinakan diri muballigh sendiri. “Terakhir minta kepada Pemko agar insentif cair sebelum Raya”. Pungkasnya yang disambut tepuk tangan hampir seluruh yang hadir. (muhith)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berdakwah Menyenangkan Jamaah"

Posting Komentar